Sabtu, 16 Februari 2019

Tidak ada ruginya Ber Aisyiyah

Tidak ada ruginya Ber Aisyiyah


Surabaya - Tidak ada ruginya menjadi Aisyiyah karena semua kegiatan di Aisyiyah berdasarkan Alquran dan assunnah. 

Di Aisyiyah bisa mendapat ilmu, contohnya di bidang kesehatan menjadi kader katarak atau kader TB bisa berdakwah kemasyarakat melalui bidang kesehatan dimana ilmu yang bila ditempuh di jenjang pendidikan kesehatan tentunya akan membutuhkan waktu yang lama. Demikian disampaikan oleh Ibu Ila , yang mewakili PDA kota Surabaya dalam sambutannya di Musypimcab I PCA Rungkut

Lebih lanjut Ibu Ila juga mengatakan dalam kegiatan di Aisyiyah hendaknya ada sinergi program. Contohnya permasalahan ekonomi, mendidik jiwa entrepreneur pd anak didik bisa menjadi program majelis dikdasmen dan majelis ekonomi, memgenalkan ekonomi syariah adl program majelis ekonomi dan majelis tabligh.

Inilah yang menjadi dasar konsep Qoriah Toyyibah dimana potensi yang ada di sekeliling yang dikuatkan.

Musypimcab yang dilaksanakan di MIM 27 pada hari Sabtu, 16 February 2019 dimeriahkan dengan acara lomba mewarnai dan lomba tahfidz untuk anak TK . 

Acara dibuka dengan penampilan murid murid dari KB Aisyiyah 29 yang menampilkan gerak dan lagu, serta tampilan bela diri tapak suci dari TK ABA 69 dan siswa MIM 27

Semangat para peserta musypimcab yang berjumlah 30 orang  untuk mengikuti acara hingga selesai nampak pada antusiasme peserta. Sidang komisi dibagi menjadi 3 komisi dan akhirnya menghasilkan beberapa keputusan diantaranya adalah pembuatan buku anggota, pembuatan papan nama Aisyiyah, adanya kajian fiqh wanita, pemberian bantuan  beasiswa untuk guru yang belum memiliki ijazah S1 paud serta keaktifan untuk mengikuti kegiatan binroh di RS Haji dan RS PKU Muhammadiyah dan juga program kampung hijau

Acara ditutup pk 13.00 diakhiri dengan doa dan foto bersama serta serah terima dari kepala sekolah KB Aisyiyah 29 , bunda Yulis ke bunda Nisa. ( PCA Rungkut ) 

Kamis, 07 Februari 2019

Bagaimana Bermedsos yang Bijak

Bagaimana Bermedsos yang Bijak


Akhlak di dunia Maya harus sama dengan di dunia Nyata. Think before posting.  Berfikir dulu sebelum kita posting.  
Rasulullah saw.  sudah mengingatkan : " Barang siapa beriman kepada Allah dan hari kiamat maka hendaklah berkata yang baik atau diam."

Berkatalah yang baik atau diam. Sama halnya ketika berkata dalam medsos. Manfaatkan medsos untuk mencari amal jariah bukan dosa jariah. 

Banyak chatingan-chatingan, tulisan-tulisan, gambar-gambar, foto-foto, video-video yang bisa menjerumuskan pada pengguna medsos masuk dalam dosa dan maksiat bahkan dosa besar. 

Cara menghindari Dosa dan Maksiat dalam Medsos :
1. Dengan Ilmu 
    Banyak orang melakukan dosa karena tidak tahu bahwa tu adalah dosa, mereka tidak tahu bahwa itu diharamkan Allah. Atau dia tidak mau tahu kalau itu adalah perbuatan dosa. Allah berfirman di dalam Al Qur'an Surat Al Mujadillah ayat 11.
" Allah akan mengangkat derajat orang orang yg beriman dan orang orang yang diberi ilmu beberapa derajat."

Supaya kita tidak terjebak dalam maksiat maka kita pelajari ilmu Allah,  hadir di majelis majelis ilmu/taklim,  mendengarkan taushiyah taushiyah ustadz yang berkompeten berdasarkan dalil Al Qur'an dan As Sunnah. 

2. Memilih teman yang      baik dan yang mengajak pada kebaikan dan keimanan. 
   Teman yang suka diajak untuk mengkaji ayat ayat Allah SWT dan sunnah Rosulullah SAW
Bukan yang suka berbuat maksiat, keji dan munkar. Bukan teman yang suka membully temannya. 
Barang siapa yang berteman dengan penjual minyak wangi maka akan terkena bau wanginya.

3. Sibukkan diri dengan kegiatan yang positif.  
   Orang yang tidak punya kegiatan/kesibukan, cenderung akan melakukan kegiatan yang negatif dan mencari-cari amalan yang tidak berguna. Yang akhirnya cenderung pada kemaksiatan. 

Bersama Allah Pasti Bisa

Ummu Iltizam
Seorang Hamba Yang Mengharap Ampunan, Rahmat dan Ridla ALLAH.

Jumat, 01 Februari 2019

Aisyiyah Jihad Politik Dengan System MLM

Aisyiyah Jihad Politik Dengan System MLM


Surabaya - Dua puluh tiga juta suara yang ada di Jawa timur diharapkan dua juta suaranya bisa masuk ke suara wakil Muhammadiyah di sosialisasikan di mulai dari tingkatan ranting hingga ke wilayah di sosialisasikan oleh Aisyiyah di gedung dakwah Muhammadiyah Surabaya , 2/2/19

Maka semua pimpinan diharuskan jadi relawan dari PRA ke PCA lalu ke PDA dan dilanjutkan ke PWA  begitu pula bagi Semua guru harus jadi relawan IGABA Surabaya ke IGABA Provinsi masuk ke PWA , selanjutnya Semua kader TB harus jadi relawan dengan koordinasi dari SSR ke SR dan dilanjutkan PWA 

Pola MLM ( multi lavel marketing ) yang terapkan satu relawan sepuluh orang diharapkan bisa mencapai target dengan  menembak sasaran terdekat kita , utamanya keluarga dan teman di medsos .

Pendataan identitas pemilih yang terangkum diantaranya nama , alamat , NIK ,dan usia harus dipastikan terekam dengan baik dan disosialisasikan ke pemilik identitas dengan memasukkan ke aplikasi yang telah disediakan

Pusat data Muhammadiyah yang terekam di aplikasi dan excell akan dicocokkan untuk kevalidan data yang masuk sebagai bagian dari jihad politik yang dilakukan Muhammadiyah bersama Ortom 

"Maka sebelum memasukkan data sebaiknya dipastikan dahulu , sebelum di kirim melalui aplikasi agar tidak ada Doble data yang tidak menambah kan jumlah pemilih " tutur Nurila Romadhoni ( Bunda Tri ) 

Minggu, 27 Januari 2019

Saatnya Aisyiyah Ikut Sukseskan Jihad Politik

Saatnya Aisyiyah Ikut Sukseskan Jihad Politik


Surabaya - PCM Krembangan Titip Aisyiyah Untuk Mensukseskan Jihad Politik Terhadap Keder Persyarikatan disampaikan pada Pimpinan Cabang 'Aisyiyah Krembangan saat  menyelenggarakan Musypimcab I di Villa Nabila Pacet Mojokerto, sabtu - Ahad, 26-27 Januari 2019 

Musypimcab I kali ini diikuti 40 peserta yang terdiri pimpinan harian, ketua dan sekretaris Majelis beserta anggota,  PRA Dupak, PRA Morokrembangan, PRA Kemayoran dan PRA Perak.

Turut hadir pula 2 utusan Nasyi'ah, dan 4 utusan TK Aisyiyah yakni ABA 36, 04, 40, dan 67.

Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 dihadiri Ketua PCM Bapak Sutikno, S.Sis dan  Ibunda Hj. Mardhiyah dari PD 'Aisyiyah kota Surabaya.

"Musypimcab I ini bertujuan melaporkan program yang telah dilaksanakan selama periode 2015-2018",Demikian Ketua PCA Krembangan Hj. Umu Khasanah menuturkan.

Sementara dalam sambutannya ketua PCM Bapak Sutikno, S.Sos menyampaikan 4 pilar kegiatan PCM dan PCA  yang selalu harmonis dalam mensukseskan program yang dikenal dengan kegiatan UDAL, yaitu peduli Umat, Digital, Anak, dan Lansia.

Keprihatinannya pada kondisi Muhammadiyah dalam percaturan politik saat ini mendorong  ketua PCM untuk memohon betul agar 'Aisyiyah mendukung jihad politik yang diputuskan PP Muhammadiyah untuk mengawal dan memberi dukungan suara kepada kader Muhammadiyah.

Dalam pengarahannya Ketua PDA Ibu Hj Mardhiyah berpesan agar setelah Musypimcab I mengagendakan Musypimcab II untuk menyiapkan panitia pemeriksa keuangan dan pembentukan panitia Musycab.

Meski pelaksanaan Musypimcab I Aisyiyah Krembangan mendekati batas waktu akhir, namun pelaksanaannya berjalan sesuai rencana.

Semoga dengan Musypimcab I ini, 'Aisyiyah semakin solid, penuh ghiroh, istiqomah dalam persyarikatan menuju Islam berkemajuan.( Mursyiah)

Sabtu, 26 Januari 2019

Lempar Jumrah Menginspirasi Musypimcab

Lempar Jumrah Menginspirasi Musypimcab


Surabaya - Musypimcab I Aisyiyah Bulak kota Surabaya merupakan upaya mengevaluasi program kerja ynag sudah dan yang belum di laksanakan selama periode satu tahun berjalan yang dihadiri PDA Kota Surabaya , PCM Bulak ,  PCA Bulak , PRA Sukolilo dan PRA Kenjeran , 27/1/19

Ucapan terimakasih disampaikan oleh PCM Bulak ,  Fauzan kepada trimus ( MI al musthofa selaku amal usaha Muhammadiyah yang ditempati musypimcab , musyawarah dan  musfirah selaku PDA Kota Surabaya yang mewakili hadir hari ini ). 

Menurut Fauzan " Inspirasi dari ritual lempar Jumrah ,PCA sebagai wadah diisi dengan kerikil berupa masalah besar, jangan dipenuhi dengan debu atau masalah kecil) maka selayaknya PCA membahas permasalahan yang besar bukan sebaliknya , dengan bermusyawarah maka segala permasalahan akan bisa terselesaikan dengan baik" tutur nya 

Panduan bermusyawarah bagi pimpinan cabang adalah AD-ART maka seharusnya dan seyogyanya peserta musypimcab selain membawa laporan program kerja juga membawa AD-ART  dan perlu diperhatikan data anggota Aisyiyah (BERNBM, simpatisan,) , anggota pengajian dan simpatisan segera dimotivasi untuk segera mengurus NBM. QS 61 (acuan Muhammadiyah). 

Hj Musfirah , PDA Kota Surabaya menyampaikan " Pada saat membuka acara silahkan dikaji lebih lanjut tentang kalimat muqadimah (bacaan basmallah ataukah Al Fatihah) tetaplah kita menjadi orang yang pandai bersyukur, semoga mendapat Ridho Allah SWT agar mendapatkan kesuksesan dunia akhirat".  Ujarnya

Apa yang menjadi keputusan musypimcab harap dimaksimalkan untuk dilaksanakan dengan pedoman "Bisa bicara maka bisa melakukan" . menuju perbaikan organisasi yang diharapkan ummat 

"Semoga dengan musypimcab bisa membawa hasil yang bagus sehingga ada peningkatan untuk kemajuan PCA Bulak". Pungkas Hj . Musfiroh ( Endang/ Bunda Tri ) 

Musypimcab Bangkit kan Ghiroh Ber- Aisyiyah

Musypimcab Bangkit kan Ghiroh Ber- Aisyiyah


Pacet - Pimpinan Cabang 'Aisyiyah Krembangan menyelenggarakan Musypimcab I di Villa Nabila Pacet Mojokerto , Sabtu - Ahad, 26-27 Januari 2019 .

Musypimcab I kali ini diikuti 40 peserta yang terdiri pimpinan harian, ketua dan sekretaris Majelis beserta anggota,  PRA Dupak, PRA Morokrembangan, PRA Kemayoran dan PRA Perak.

Turut hadir pula 2 utusan Nasyi'ah, dan 4 utusan TK Aisyiyah yakni ABA 36, 04, 40, dan 67

Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 dihadiri Ketua PCM Bapak Sutikno, S.Sis dan dibuka oleh Ibunda Hj. Mardhiyah dari PD 'Aisyiyah kota Surabaya.

"Musypimcab I ini bertujuan melaporkan program yang telah dilaksanakan selama periode 2015-2018", " Demikian Ketua PCA Krembangan Hj. Umu Khasanah menuturkan.

Sementara dalam sambutannya ketua PCM Bapak Sutikno, S.Sos menyampaikan 4 pilar kegiatan PCM dan PCA  yang selalu harmonis dalam mensukseskan program yang dikenal dengan kegiatan UDAL, yaitu peduli Umat, Digital, Anak, dan Lansia.

Keprihatinannya pada kondisi Muhammadiyah dalam percaturan politik saat ini mendorong  ketua PCM untuk memohon betul agar 'Aisyiyah mendukung jihad politik yang diputuskan PP Muhammadiyah.

Dalam pengarahannya Ketua PDA Ibu Hj Mardhiyah berpesan agar setelah Musypimcab I mengagendakan Musypimcab II untuk menyiapkan panitia pemeriksa keuangan dan pembentukan panitia Musycab.

Meski pelaksanaan Musypimcab I Aisyiyah Krembangan mendekati batas waktu akhir, namun pelaksanaannya berjalan sesuai rencana.

Semoga dengan Musypimcab I ini, 'Aisyiyah semakin solid, penuh ghiroh, istiqomah dalam persyarikatan menuju Islam berkemajuan. ( PCA Krembangan )

Minggu, 20 Januari 2019

M.KSos Ranting Sukolilo Melakukan Pendampingan warga


M.KSos Ranting Sukolilo Melakukan Pendampingan warga


Surabaya - Majelis Kesejahteraan sosial pimpinan ranting Aisyiyah Sukolilo cabang Bulak kota Surabaya mendampingi Hartutik dari kecamatan Bulak  dan bu Binti Nurhayati dari DP5A mengunjungi warga sukolilo yang kurang mampu ditinjau dari  kesehatan , sosial dan ekonomi terkait bantuan pemerintah yang pernah diberikan.21/1/19

Salah satu warga sukolilo yang dikunjungi yaitu pak Mustaman dan pak Wahid anggota lansia Qoryah Thoyyibah yang memiliki keterbatasan fisik diusianya  yang senja .

Pak wahid , 77 tahun  dengan keterbatasan jalan karena kondisi kakinya yang harus ditopang dengan tongkat ditambah lagi penglihatannya yang sudah tidak berfungsi hingga hari ini belum memiliki BPJS ataupun kartu PIB dari pemerintah .

Bantuan yang telah diberikan berupa permakanan tidak serta merta menyelesaikan persoalan hidup yang beliau hadapi bersama anak dan cucunya karena baru hari ini diketahui bahwa beliau tidak pernah mendapatkan BLT  ataupun Raskin

Dengan kunjungan seperti ini,  pemerintah setempat selaku pemilik kebijakan segera mengambil tindakan utamanya terkait jaminan kesehatan yang harus segera tercover

Hal yang sama juga kita temui di rumah pak Mustaman , 70 tahun dengan keterbatasan fisik  diusianya yang tidak mudah harus berjuang dengan mengumpulkan barang bekas , sampah plastik dll yang kemudian dijual untuk menyambung hidupnya .

Semoga kunjungan hari ini bisa menjadi catatan tersendiri bahwa sentuhan kebawah sangat diperlukan untuk sebuah arti kesejahteraan dalan keadilan sosial bagi rakyat Indonesia yang termuat dalam pancasila sila kelima benar-benar nyata . (Bunda Tri)